Pagi menyampaikan cerah
Ketika ayam memulai hari
Dan manusia menyiapkan batik terbaik
Pun aku, kusiapkan dandanan seadanya
Waktu mentari hampir menggapai langit
Manusia berkumpul pada satu atap
Kutatap satu persatu kedatangan mereka dari balik jendela
Seorang wanita duduk diam di dekat tempatku berdiri
Sesekali kutangkap rasa gundahnya
Tak lama sebelum aku jadi pemeran utama dan aku beraksi
Waktu langit meneduhi bumi dengan barisan awan
Ketika manusia menatap pada diri
Kugenggam cemas di hati dengan balutan bahagia
Tak lama berselang, Kuikrarkan janji pada Penguasa Kerajaan
Pun aku, kusiapkan dandanan seadanya
Waktu mentari hampir menggapai langit
Manusia berkumpul pada satu atap
Kutatap satu persatu kedatangan mereka dari balik jendela
Seorang wanita duduk diam di dekat tempatku berdiri
Sesekali kutangkap rasa gundahnya
Tak lama sebelum aku jadi pemeran utama dan aku beraksi
Waktu langit meneduhi bumi dengan barisan awan
Ketika manusia menatap pada diri
Kugenggam cemas di hati dengan balutan bahagia
Tak lama berselang, Kuikrarkan janji pada Penguasa Kerajaan
Sayang, inilah awal; tengah belum lewat ujung belum sampai.
Namun, kujanjikan, sehebat apapun badai, kita akan bertahan.
0 komentar:
Posting Komentar